Friday, July 24, 2009

dua minggu lagi

sekarang ayah sedang kencan sama Merlion
Esha masih di bandung sama ibu
dua minggu lagi kami semua berkumpul lagi
lalu pulang ke kota udang
hahahaha...

can't hardly wait!

ibu tunggu foto-foto dari ayah
Esha tunggu coklat dari Merlion
dan, tentunya, kami berdua tunggu ayah untuk bisa dipeluk lagi :)

ganti baju

hehe... lagi pengen aja ganti penampilan yang lebih girly, gitu :p
Esha kan udah mulai jadi gadis. hihihihi.

yang ini namanya "Paper Girl"
simple dan imut :)

Thursday, July 23, 2009

strangers are okay

kunjungan ke bandung kali ini, Esha ketemu orang banyak. banyaaakkk sekali. hahahaha. dan itu bikin dia stress dan ayahnya ikutan stress :p tapi cuma di awal-awalnya aja. lama-lama dia makin piawai me-manage rasa takutnya (meskipun masih belum mau digendong orang yang baru ketemu. good point, though. jadi gak gampang diculik. hehe...)

waktu saya ajak dia ketemu temen-temen deket saya di minggu-minggu awal "liburan", dia super cranky. gak mau diliat, duduk, apalagi dicolek. nangis, menjerit-jerit, berontak di gendongan saya. sampai akhirnya dia minum dan beli snack rumput laut. baru deh tenang. itupun pertemuan saya udah hancur lebur dan tinggal anin yang menemani.
"kalo gak cranky, she's okay." she said.
well, honey, you'll know how it feels when you're a mother yourself. it's not about being "okay" or "not okay". and no mother can expect how their kids would react to any kind of situation. they're just UNpredictable and you can't expect a kid to be what you need them to be. they're very much human.



tiga hari lalu, semua teman-teman dekat saya akhirnya berkumpul lagi di bandung dan tentunya kami harus reunian. saya trauma. saya takut Esha cranky lagi dan bikin suasana jadi gak enak. makanya saya malaaaas sekali pergi. tapi akhirnya pergi juga. waktu itu jam 2 siang; Esha udah tidur dan makan siang. heyyeah ternyata dia sangat menikmati day out kami sore itu. good meal, good friends, good atmosphere. hmmm... Alhamdulillah.
dan kesenangan itu berulang besoknya.
dan besoknya lagi :)

i'm glad Esha could enjoy being intimate with my dear close friends.

Wednesday, July 15, 2009

thought of the day

I don't compare my kid.
I celebrate her as herself and what she achieves :)

Saturday, July 11, 2009

sing your heart out!

Esha dianugrahi sepasang telinga yang peka yang kemudian membantu dia untuk cepat meniru banyak suara, banyak ucapan, dan mengenali banyak nada dan lagu dengan tepat. bulan lalu dia mengalami banyak kemajuan di bidang tarik suara. hehehe. dia bisa menghafal beberapa lagu dan mengenali not-nya waktu lagu-lagu tadi dimainkan di piano.

dia sekarang bisa nyanyi cicak-cicak, tik-tik bunyi hujan, ikan mujair, dan punchlines lagu-lagu yang lagi in semacam lupa-lupa ingat, aku bukanlah superman, tak gendong kemana-mana... hahahaha... kosakata-nya pun makin banyak. sebentar lagi sudah tidak ada kata yang tidak bisa dia ucapkan :) *dan harusnya saya mulai berdisiplin untuk menerapkan bahasa inggris di rumah*

tentang "menangkap" not, saya awalnya nggak 'ngeh'. waktu itu ibu saya iseng main piano kecil yang cuma satu oktaf. lagu-nya kuburan. tiba-tiba Esha nyeletuk "lupa!" katanya. we thought it was just a coincidence. terus kami coba lagu lain, dan ternyata dia memang mengenali nada-nya dan bisa menyebutkan judul-judul lagunya. Subhanallah. terimakasih Tuhan, untuk hadiah besar dalam paket mungil kami :)

Wednesday, May 27, 2009

pulang ke bandung. yay!

sudah lama Esha gak melakukan perjalanan jauh. kalau surabaya-malang sih sudah jadi makanan sehari-hari. hehehe. jauh disini artinya melintasi pulau jawa. pulang ke bandung. terakhir dia ke bandung, baliknya langsung sakit kecapean. mudah-mudahan sekarang dia sudah lebih tahan menempuh jarak sejauh itu.

tadinya ayahnya dan saya mau coba naik kereta malam. pikir kami tidak akan terlalu melelahkan buat Esha karena dia pasti tidur di perjalanan. tapi sesudah dipikir-pikir lagi, kami tidak mau ambil risiko. lagian anak umur segitu kan penuh kejutan. bisa-bisa dia malah terjaga semalaman dan minta jalan bolak-balik lorong gerbong. jadi, kami putuskan untuk naik pesawat lagi. kalau dihitung-hitung, Esha sudah sering sekali terbang. tapi reaksi dia tiap kali pasti beda. terakhir, dia tidak mau duduk dan minta segala macam yang ada di sekitarnya; buku panduan keselamatan, majalah, kotak makanan... dan waktu dia sudah bosan, minta berdiri dan saya takut mengganggu orang yang duduk di depan.

kita lihat besok dia mau apa lagi selama di perjalanan. i hope she'll have fun, though :)

Monday, May 18, 2009

child abuse

lewat facebook saya dapat beberapa link video tentang anak-anak. biasanya menyenangkan, lucu, ngegemesin... tapi baru kemarin saya lihat yang bikin merinding dan menyesal - karena sudah meng-klik video-nya :( meskipun cuma 42 detik, tapi sisa gemetarnya terus berlangsung dan adegan-adegannya masih berputar tanpa kompromi di kepala saya sampai sekarang.

video-nya hasil rekaman CCTV yang dipasang di rumah, dimana ada dua anak (satu masih bayi, kakak perempuannya mungkin sekitar 2 tahun-an) dan satu baby sitter. dari detik pertama saja sudah horor sekali. si pengasuh menendang si kakak sampai terjerembab ke seberang ruangan. berikutnya... sudah tidak perlu diceritakan lagi. saya betulan gemetar dan sesak. di berita-berita, saya cuma lihat "hasil"-nya. anak umur 2,5 tahun dibekap sampai meninggal oleh pengasuhnya hanya karena susah disuruh mandi dan sebagainya. kemarin saya lihat proses-nya dan efeknya seperti kena palu godam di dada. tentunya si baby sitter biadab itu sudah masuk penjara dan orang-orang berharap bisa meracuni atau menusuk dia. tapi saya sih berharap bisa mengumpulkan semua gemetar dan sesak dan marah dari orang-orang yang menonton rekaman tadi dan menyuntikkan-nya ke hati dia. biar tau rasanya. biar menangis terisak-isak di pojokan sel-nya seumur hidup.

haahhh... orang tua bekerja harus jauh lebih hati-hati lagi kalau cari pengasuh. jangan biarkan dia cuma sendirian di rumah. harus waspada dengan perubahan sikap anak selama ada di bawah pengasuhan baby sitter-nya. tapi kalau sudah lihat video seperti yang tadi, rasanya orang tua manapun akan jadi skeptis dan memilih untuk menjaga sendiri anaknya atau menitipkan ke kakek/neneknya atau kerabat dekat.

parents, ayo... kita harus makin sayang sama keluarga. terutama sama anak. meskipun kadang-kadang jengkelnya udah gak ketahan, jangan sampe bikin anak trauma dengan "hukuman" yang kita kasih. i know sometimes it takes bigger than ourselves to be patient, but a little work will worth it good for the rest of your life :)

Halaman-halaman Lain...

 

Blog Template by YummyLolly.com - RSS icons by ComingUpForAir