Wednesday, April 29, 2009

tentang April

waduh, hampir sebulan gak ngisi blog :( keasyikan sama Facebook dan bangkong. hahaha. banyak sekali milestones yang Esha buat bulan ini. mulai dari pertambahan kosakatanya yang pesat, mengalami banyak petualangan mental dan fisik, dan Alhamdulillah dia sehat-sehat selalu.



awal april ini, kami sekeluarga pergi hiking di trawas, dekat pegunungan prigen (kalau suka beli air mineral dalam kemasan, pasti sering baca nama gunung ini, deh :p) menyenangkaaaan sekali. sejuk dan hijau sejauh mata memandang. meskipun ternyata jalur hiking kami - yang katanya SHORT - itu ternyata lumayan jauh, naik-turun luar biasa, dan Esha berkali-kali minta istirahat, tapi lelahnya terbayar. kapan-kapan mau ah kesana lagi, tapi tanpa hiking, cuma menikmati alam saja.

dua minggu lalu, Esha main sekolah-sekolahan di mall City of Tomorrow Surabaya. tujuannya memang cari playground baru, eh ternyata dapet yang lebih dari sekedar tempat main. kecil aja sih tempatnya, namanya Sabita Playland, tapi mainanya variatif dan edukatif (juga murah dan sepuasnya! ha ha ha). ada meja dan kursi-kursi seperti di TK, puzzle, rumah-rumahan, papan magnet dan huruf-huruf, meja rias, dapur-dapuran... lucuuu sekali. seperti rumah kecil. Esha ketemu teman-teman sepantarannya yang mengajari dia untuk bersabar kalau mainannya diambil. kasihan juga lihatnya, tapi saya senang karena dia bisa menahan diri dan sudah tidak takut lagi ketemu orang baru.

hari minggu yang lalu, waktu surabaya sedang panas-panasnya, Esha akhirnya berani menceburkan diri ke kolam tiup bareng dua kakak-kakak sepupunya. bahagia dan riang gembira meskipun berkali-kali hampir terbenam (padahal airnya cuma setinggi lutut dia). senang dan lega liat dia menikmati acara splish-splash itu. biasanya dia panik sekali kena air dingin. rencananya akhir minggu ini mau kami ajak ke kolam betulan untuk lihat apa dia juga sudah berani masuk air yang jauuuuh lebih banyak.

lebih banyak foto hiking, bisa dilihat disini
dan lebih banyak foto esha bertumbuh, ada disini

dan, tadi, Esha di-imunisasi lanjutan. DPT, polio, dan HIB. waduuuhhh.. three in one. sebelum masuk ruang dokter - nunggunya seabad. dokter datang terlambat, pasien banyak :( - dia samasekali nggak mau diam. di poliklinik yang sudah berubah jadi rumah sakit itu, esha berlarian naik-turun tangga dan tertawa-tawa kegirangan. ya ampun. saya takut pasien yang lain terganggu. apalagi ruang tunggu dekat dengan banyak kamar periksa dan ruang UGD! dia cuma berhenti sekali-sekali untuk lihat bayi-bayi kecil yang digendong ibunya atau menyapa anak-anak lain. ada di ruang tunggu itu selama satu jam membuat saya makin bersyukur atas kesehatan Esha. melihat anak-anak yang sakit dan orangtuanya yang tampak kuatir dan lelah... tapi menunggu kali itu sangat worth it karena Esha dapat stock vaksin terakhir di Indonesia! wow. katanya ada masalah dengan importing-nya (kapan ya kita bisa produksi vaksin sendiri supaya harganya lebih murah?) jadi semua di-delay ke Juni. ohhh.. lucky, lucky Esha!

Saturday, April 4, 2009

tentang takut dan malam minggu

senangnya kalau sudah ketemu weekend. ayah ada di rumah, jadi saya bisa sedikit tidak neurotic dan tentunya bisa jalan-jalan! yay! sabtu malam ini kami ke alun-alun. rameeee sekali. sebenarnya Esha sudah ketiduran di jalan, dan juga waktu ayah dan saya makan bakso. tapi waktu digendong melewati arena mobil-mobilan, dia bangun. untunglah, jadi dia bisa ikut menikmati serunya alun-alun.

pertama, kami nonton pertunjukan topeng monyet di pendopo, terus Esha naik odong-odong (entah apa bahasa indonesia-nya), lalu dia naik kereta-keretaan (dan menolak untuk turun), terakhir dia naik motor-motoran yang digerakkan accu. pulangnya, dibelikan ayah mainan dan topi lebah.

waktu dia masih kecil, dia samasekali tidak mau naik odong-odong atau mainan apapun yang bergerak. sekarang, tidak mau berhenti :) tapi ada hal-hal yang berubah jadi tidak nyaman buat dia seiring dengan bertambahnya umur; dia tidak suka mahluk mirip penyedot debu bernama Noo-noo di Teletubbies. mungkin karena Noo-noo mengeluarkan suara-suara aneh. Esha juga biasanya akan lari masuk rumah atau memeluk saya kalau ada pengamen karaoke dangdut yang mampir. yang paling bikin saya penasaran, beberapa lagu klasik yang biasa dia dengar waktu bayi jadi tidak menyenangkan buat dia. bikin resah dan biasanya dia minta keluar dari kamar kalau tape-nya tidak saya matikan.

mungkin esha punya telinga yang sensitif, seperti halnya saya dan hidung saya yang rewel. tapi siapa tau waktu dia lebih besar nanti dia akan lebih bisa mencerna bunyi-bunyian.

Friday, March 27, 2009

it's a messy-fun day!

ayo kita lihat apa aja yang Esha kerjakan hari ini:

pagi-pagi sesudah mengantar ayah pergi ke kantor, dia main di belakang rumah. berhubung semalam tidak hujan, jadi pasir lebih gampang bertebaran. kering. rambut, leher dan tangannya penuh pasir. waktu tiba saatnya mandi, dia teriak-teriak protes.

sebelum makan siang, dia ngemil selai kacang. biasanya dia membiarkan saya menyendokkan buat dia, tapi tadi dia mau makan sendiri. maka jari-jarinya masuk semua ke dalam jar dan alhasil selainya menempel dimana-mana; baju, celana, lantai, kaki... tidaaakkk! saya paling tidak telaten kalau lihat cairan atau yang lengket-lengket begitu berantakan. bawaannya pengen AAARRGGH! gitu. tapi senangnya dia mau menyudahi kesenangannya itu sendiri; dia yang menutup jar selai-nya tanpa saya suruh atau paksa. tapiiii... dia menolak untuk bersih-bersih. pakai tissue basah gak mempan, jadi ya harus pakai air dan sabun kan? jadi saya gendong dia ke tempat cuci piring untuk cuci tangan. dia meronta-ronta menolak *sigh*

selesai makan siang, dia main lagi di belakang. kali itu sudah benar-benar panas, debu, dan kering. awalnya dia cuma mengumpulkan batu-batu kecil (yep, hobi baru-nya) sampai anak-anak kompleks main sepak bola dan dia pengeeen sekali ikutan. tentunya gak mungkin karena mereka semua jauh lebih besar dari Esha dan laki-laki. tapi dia keukeuh pengen bergabung dan terus masuk sampai ke tengah lapangan dengan riang gembira, berharap dianggap bagian dari tim. tapi ya tentunya anak-anak memilih untuk pindah lapangan daripada dimarahi karena mencelakai bayi. jadi Esha ditinggal sendiri di tengah debu dan dia dengan cueknya kembali mengumpulkan batu dan mengurek-urek pasir. kali itu dia saya giring masuk rumah tanpa kekerasan, tapi pakai umpan susu coklat dingin. tapi, tetep aja pas bagian mandi dia gak mau.

kenapa dia menolak untuk bersih-bersih? apa cara saya yang traumatik? (ada unsur pemaksaan karena kadang-kadang dia terlalu keras kepala untuk dibujuk...)

Friday, March 20, 2009

sumuk? let's go green!

musim hujan berlalu, datanglah panas menyengat. nyamuk mulai banyak lagi. jalanan jadi berdebu. ya ampuuunn... tapi enaknya bisa jemur apa aja dan pasti kering dalam satu hari. tetap saja, matahari surabaya terlalu sadis. teman saya bilang, "sabar bu, panase srengenge disonggo wong akeh. tapi panase ati yo mesti disonggo dewe." (panasnya matahari ditanggung orang banyak. tapi panasnya hati harus ditanggung sendiri - red) hahaha. jadi ya dinikmati dan disyukuri saja.

masalahnya, gerah yang berlebih bikin badan gak enak. Esha jadi suka tidur-tiduran di lantai dan minum air putih lebih banyak. kalau mulai kegerahan dia jadi rewel. saya saja yang sudah sebesar ini gak tahan, kok. untungnya Esha gak gampang kena biang keringat.

mungkin pemanasan global sudah mulai parah, ya. musim hujan kemarin surabaya banjir dimana-mana. tempat yang biasanya gak kena banjir ikut terendam. kelembabannya tinggi sampai bikin lumut dan jamur tumbuh subur. sekarang memasuki musim kering, panasnya gila-gilaan. hmmm... sementara saya masih memakaikan disposable diaper untuk Esha (yang artinya saya turut menyumbang panas dan banjir karena membuang sampah yang tidak bisa didaur ulang, baik oleh manusia maupun alam) dan mengkonsumsi tissue secara berlebih. pengennya bisa mulai mengajari Esha untuk pakai pispot dan bawa kantong sendiri tiap belanja, jadi gak usah pakai kantong plastik. tapi dia masih terlalu kecil untuk di-toilet train dan saya selalu lupa untuk bawa kantong kalau ke toko. dasar.

jadi sebaiknya sebelum mulai berani mengeluh, saya harus mulai hidup lebih 'hijau' dulu dan melakukan sesuatu yang baik untuk bumi, ya.

Wednesday, March 18, 2009

thought of the day

melihat Esha tumbuh jadi anak yang bahagia, sehat, dan pandai bersyukur sudah lebih dari cukup untuk saya, sebagai ibunya.

Tuesday, March 17, 2009

lampu kristal garam

beberapa hari yang lalu neneknya Esha kirim oleh-oleh lampu kristal garam sepulang dari malaysia. katanya bisa untuk memurnikan udara dan terapi. kebetulan kami sekeluarga alergi debu. nah, lampu ini bisa menghilangkan alergen2 dari udara. tadi saya sempat baca-baca informasinya, dan ini yang saya dapat:

Lampu kristal garam diambil dari Gunung Pureline di Himalaya yang sempat tenggelam oleh air laut jutaan tahun lalu. Saat terjadi proses air laut surut dan Pureline mengering, dia menyerap bioenergy dan 84 jenis mineral yang kandungannya sama dengan yang terdapat dalam tubuh manusia dan juga yang ada dalam air Zamzam. Kelebihan lampu ini adalah bongkahan kristalnya diambil secara manual tanpa peledakan, sehingga tidak kehilangan kualitas biofisiknya.



Beberapa manfaat yang dikandung kristal garam adalah; membantu dalam memperbaharui sel-sel, menghapuskan radikal-radikal bebas dalam tubuh dan membantu pergerakan otot-otot usus. Garam Gunung Pureline ini juga bisa menyeimbangkan mineral sistem metabolik dengan lebih sempurna, membebaskan dari masalah kesehatan yang disebabkan kekurangan mineral dan membantu penyerapan vitamin dengan lebih cepat.

wahhh... banyak juga ya manfaatnya. disitu juga dijelaskan kenapa garam yang dijual di pasaran bisa jadi toksik jika menumpuk dalam tubuh. ternyata garam Pureline juga dijual dalam bentuk bubuk untuk dimasak, lho. kalau mau baca-baca juga, bisa dibaca disini (ditulis dalam bahasa melayu, tapi.) lampu ini juga cantik sekali untuk dijadikan night-lamp. cahayanya pas buat pengantar tidur.

Friday, March 13, 2009

will you carry me?

some says that when a woman turns into a mom, she's not the same person anymore.
she'd be older. more mature. getting so ripe on a side or another.
yet, I keep saying I'm just a 'girl' who plays mom. I always believe that staying young is an option for everyone, even more for moms. kids aren't born to rob youth. as a matter of fact, they preserve their parents' youth. are you laughing like mad out of snorting at my statement now?
accuse me a hypocrite. but, hey, I'm a happy mom who decides to stay home full time and still is a girl inside. I no longer believe in "growing pains" or Peter Pan's Neverland. go and try being a mom, and you'll know what I mean (weep, boys. weep!)

but last week, when I finally had time to go to a salon and have my hair cut, I saw a tired and worn out woman in the mirror. and suddenly, asking for a close-cropped hair sounded ridiculous. I was like, "you're too old for that kinda cut, mama." and it was a very sad, sad thought for me. my whole life, I have never thought that close-cropping hair is a 'no' like that day. in the end, it still got short though.
then. THEN, I knew I was exhausted. well it wasn't like I never felt tired. I did feel it. crushed and stressed and beaten and broken and wanting to break free or get a day off (the last two are the most forbidden thoughts for moms - at least for me.) but I tried to shrug 'em off and just go on and roll like a clockwork. just then I got punched in the face by the reaction.

I admit, being a mom is a hard work. it DOES take a lot from a woman - body and soul. it's a loss to play strong and tough. every mom does get old. they do get wrinkly and all. and even though youth and happiness live in mind, moms do need to treat themselves once in a while. grab a cup coffee, preserve a moment alone in a day, go and get a good massage, watch good movies at home, listen to soothing music... it's not a sin for a mom to ask for a slack or to want a break. it's massively human. no need to feel guilty.
so there, I've stopped screaming 'girl' in my head without doing a proper act as it. i dance and sing with my daughter as much as i can and laugh with her a lot. when a woman is a mom all at once, she can't take her body for granted anymore. because it carries more than just herself and she needs to be healthy and happy for that reason.
it's okay to be tired and lean on for a moment.
moms do need it.

Halaman-halaman Lain...

 

Blog Template by YummyLolly.com - RSS icons by ComingUpForAir